Strategi Manajemen Dakwah di Radio Silaturahim: Pendekatan Komunikasi Efektif dalam Menyampaikan Nilai Islami

Authors

  • Tri Isniarti Putri IAI Nasional Laa Roiba
  • Tinta Ilmiati Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba
  • Ifsya Zakyi Nadjira Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba, Bogor
  • Yoselin Alvidya Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba, Bogor

DOI:

https://doi.org/10.47467/dawatuna.v6i4.13481

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen dakwah yang diterapkan oleh Radio Silaturahim AM 720 sebagai media penyiaran Islam dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat. Radio Silaturahim mengusung format dakwah dan informasi Islam dengan tujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keagamaan pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur, wawancara terstruktur dengan pengelola program dan penyiar, serta observasi langsung terhadap aktivitas dan siaran radio. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami pola pengelolaan dakwah, meliputi perencanaan program, kompetensi narasumber, segmentasi audiens, serta pemanfaatan media penyiaran dan layanan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Silaturahim menerapkan manajemen dakwah yang terstruktur, didukung oleh komunikasi yang informatif, edukatif, dan persuasif sehingga pesan dakwah dapat disampaikan secara jelas, sistematis, dan efektif. Dengan praktik manajemen yang terorganisir, Radio Silaturahim mampu menjaga konsistensi penyampaian materi keislaman serta meningkatkan partisipasi aktif pendengar dalam kegiatan dakwah.

Author Biographies

Tinta Ilmiati, Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen dakwah yang diterapkan oleh Radio Silaturahim AM 720 sebagai media penyiaran Islam dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat. Radio Silaturahim mengusung format dakwah dan informasi Islam dengan tujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keagamaan pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur, wawancara terstruktur dengan pengelola program dan penyiar, serta observasi langsung terhadap aktivitas dan siaran radio. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami pola pengelolaan dakwah, meliputi perencanaan program, kompetensi narasumber, segmentasi audiens, serta pemanfaatan media penyiaran dan layanan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Silaturahim menerapkan manajemen dakwah yang terstruktur, didukung oleh komunikasi yang informatif, edukatif, dan persuasif sehingga pesan dakwah dapat disampaikan secara jelas, sistematis, dan efektif. Dengan praktik manajemen yang terorganisir, Radio Silaturahim mampu menjaga konsistensi penyampaian materi keislaman serta meningkatkan partisipasi aktif pendengar dalam kegiatan dakwah.

Ifsya Zakyi Nadjira, Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba, Bogor

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen dakwah yang diterapkan oleh Radio Silaturahim AM 720 sebagai media penyiaran Islam dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat. Radio Silaturahim mengusung format dakwah dan informasi Islam dengan tujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keagamaan pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur, wawancara terstruktur dengan pengelola program dan penyiar, serta observasi langsung terhadap aktivitas dan siaran radio. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami pola pengelolaan dakwah, meliputi perencanaan program, kompetensi narasumber, segmentasi audiens, serta pemanfaatan media penyiaran dan layanan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Silaturahim menerapkan manajemen dakwah yang terstruktur, didukung oleh komunikasi yang informatif, edukatif, dan persuasif sehingga pesan dakwah dapat disampaikan secara jelas, sistematis, dan efektif. Dengan praktik manajemen yang terorganisir, Radio Silaturahim mampu menjaga konsistensi penyampaian materi keislaman serta meningkatkan partisipasi aktif pendengar dalam kegiatan dakwah.

Yoselin Alvidya, Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba, Bogor

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen dakwah yang diterapkan oleh Radio Silaturahim AM 720 sebagai media penyiaran Islam dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat. Radio Silaturahim mengusung format dakwah dan informasi Islam dengan tujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keagamaan pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur, wawancara terstruktur dengan pengelola program dan penyiar, serta observasi langsung terhadap aktivitas dan siaran radio. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami pola pengelolaan dakwah, meliputi perencanaan program, kompetensi narasumber, segmentasi audiens, serta pemanfaatan media penyiaran dan layanan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Silaturahim menerapkan manajemen dakwah yang terstruktur, didukung oleh komunikasi yang informatif, edukatif, dan persuasif sehingga pesan dakwah dapat disampaikan secara jelas, sistematis, dan efektif. Dengan praktik manajemen yang terorganisir, Radio Silaturahim mampu menjaga konsistensi penyampaian materi keislaman serta meningkatkan partisipasi aktif pendengar dalam kegiatan dakwah.

Downloads

Published

2026-08-31