Sustainable Development Goals (SDGS) dan Indonesia Maju: Dakwah Tasawuf sebagai Model Moderasi Kebangsaan

Authors

  • sadari ahmad IPRIJA
  • Sholahuddin Sholahuddin INISA Tambun Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i3.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dakwah tasawuf sebagai model kebangsaan pada sustainable Development Goals untuk Indonesia maju Penelitian ini tergolong kualitatif dengan teori plus pendekatan fenomenologi yang dikembangkan oleh Jonathan A. Smith. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi secara mendalam melibatkan para tokoh di Penajam Paser Utara. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan Langkah-langkah fenomenologis yakni: (1) reading and rereading, (2) initial noting, (3) developing emergent themes, (4) searching for connections across emergent themes, (5) moving the next cases, (6) looking for pattenrn across case. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah tasawuf juga menggunakan hukum normatif, mulai dari bahan hukum berupa Undang-Undang, Peraturan Presiden, Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rencana Induk Riset Nasional (RIRN), dan RPJMN yang sejalan dengan sustainable development goals (SDGS) untuk Indonesia maju, tentunya dengan konsep dakwah tasawuf sebagai model pemahaman dari moderasi beragama menuju moderasi berkebangsaan dengan pendekatan maqasyid syariah dan selama ini Indonesia masih berkutat pada moderasi beragama belum sampai ke moderasi berkebangsaan, sehingga, hasilnya masih bersifat represif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-01-24

How to Cite

ahmad, sadari, & Sholahuddin, S. (2024). Sustainable Development Goals (SDGS) dan Indonesia Maju: Dakwah Tasawuf sebagai Model Moderasi Kebangsaan. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(3), 941–949. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i3.1042