Implementasi Prinsip Qaulan Sadidan dan Qaulan Ma'rufan dalam Komunikasi Pembangunan di Pedesaan Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.47467/as.v7i2.6782Kata Kunci:
Qaulan Sadidan, Qaulan Ma’rufan, komunikasi pembangunan, Sumatera UtaraAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip komunikasi Islam, yaitu Qaulan Sadidan (perkataan yang benar) dan Qaulan Ma’rufan (perkataan yang baik), dalam mendukung program pembangunan di pedesaan Sumatera Utara. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur yang mengacu pada teks Al-Qur’an, hadis, dan berbagai kajian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qaulan Sadidan diterapkan melalui kejujuran dan transparansi dalam penyampaian informasi, penyelesaian konflik secara terbuka, serta upaya mencegah penyebaran informasi palsu. Sementara itu, Qaulan Ma’rufan diwujudkan dalam bentuk komunikasi yang santun dan konstruktif, yang efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus meminimalkan konflik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kedua prinsip tersebut mendukung keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan, menciptakan komunikasi yang harmonis, serta membangun kepercayaan antara pelaksana program dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip komunikasi Islam ke dalam strategi pembangunan untuk mendorong perubahan sosial yang positif dan memberdayakan masyarakat sebagai subjek pembangunan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




