Radio Dakwah di Era Komersial Penyiaran: Analisis Manajemen dan Operasional Radioqu Al-Bahjah 1089 AM Bogor
DOI:
https://doi.org/10.47467/dawatuna.v6i5.13488Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen dan operasional RadioQu Al-Bahjah 1089 AM Bogor sebagai media dakwah di tengah arus komersialisasi penyiaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi langsung dan wawancara mendalam bersama pimpinan redaksi RadioQu Al-Bahjah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RadioQu Al-Bahjah mempertahankan identitas dakwahnya melalui empat pilar utama: manajemen program dan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam, operasional teknis berbasis automasi siaran, strategi pembiayaan mandiri melalui infak dan kerja sama komunitas, serta kepatuhan terhadap kode etik penyiaran KPI dan syariat Islam. Radio ini juga menunjukkan adaptasi terhadap konvergensi media melalui pemanfaatan podcast dan media sosial untuk menjangkau audiens muda. Temuan ini menegaskan bahwa RadioQu Al-Bahjah merupakan representasi model dakwah moderat yang mampu menyeimbangkan idealisme spiritual dengan tuntutan keberlanjutan lembaga di tengah industri penyiaran yang kompetitif. Kata kunci: radio dakwah, manajemen penyiaran, RadioQu Al-Bahjah, komersialisasi media, penyiaran Islam.Downloads
Published
2026-10-05
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




