4C Framework for Learning Shibori Batik Beginners, Pioneers, and Learners in MOOC Development
DOI:
https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i12.3702Kata Kunci:
Framework, Batik Shibori, Pembelajar, MOOCAbstrak
Studi ini menyelidiki bagaimana framework 4C berfungsi dan bekerja dalam pembelajaran batik shibori. Studi ini didasarkan pada kebutuhan untuk memasukkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreatif, bekerja sama, dan berkomunikasi dalam pendidikan seni tradisional Indonesia. Metodologi penelitian ini menggunakan metode ADDIE dengan sampel penelitian terdiri dari pemula, perintis, dan pembelajar. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis konten materi MOOC. Dilakukan analisis data tematik untuk menemukan pemahaman tentang integrasi dan penerimaan framework 4C di kalangan peserta MOOC. Temuan awal menunjukkan bahwa peserta didik telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi. Temuan framework 4C ini menawarkan pendekatan inovatif untuk menyampaikan ide dan teknik batik shibori menunjukkan bahwa itu memungkinkan pembelajaran yang lebih mendalam dan pengalaman pendidikan yang lebih bermakna. Hasil ini mendukung gagasan bahwa pendidikan seni tradisional dapat ditingkatkan dengan memasukkan framework 4C ke dalam pembelajaran online.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




